='blog' name='all-head-content'/> Teknik Tata Cara dan Pengukuran Kerja ~ About Industrial Engineering

Senin, 23 Desember 2024

Teknik Tata Cara dan Pengukuran Kerja

        Teknik Tata Cara dan Pengukuran Kerja adalah salah satu bidang penting dalam teknik industri yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keselamatan dalam proses kerja. Materi ini membahas metode untuk menganalisis, merancang, dan mengevaluasi tata cara kerja serta menentukan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu tugas atau pekerjaan.


1. Pengertian Teknik Tata Cara dan Pengukuran Kerja

  • Tata Cara Kerja: Proses menganalisis dan merancang metode kerja untuk memastikan pekerjaan dilakukan dengan cara yang paling efisien dan efektif.
  • Pengukuran Kerja: Proses menentukan waktu standar yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dalam kondisi kerja normal.

Kedua aspek ini bertujuan untuk menghilangkan pemborosan waktu, tenaga, dan sumber daya dalam proses kerja.


2. Tujuan Teknik Tata Cara dan Pengukuran Kerja

  1. Meningkatkan Efisiensi: Mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan tanpa mengorbankan kualitas.
  2. Meminimalkan Pemborosan: Mengidentifikasi dan mengeliminasi aktivitas yang tidak bernilai tambah.
  3. Standarisasi Proses Kerja: Mengembangkan prosedur kerja yang konsisten dan dapat diterapkan oleh semua pekerja.
  4. Meningkatkan Produktivitas: Meningkatkan output dengan memaksimalkan penggunaan sumber daya yang tersedia.
  5. Meningkatkan Keselamatan: Memastikan metode kerja yang dirancang aman bagi pekerja.

3. Langkah-Langkah Teknik Tata Cara Kerja

  1. Pemilihan Pekerjaan yang Akan Dianalisis:
    • Pilih pekerjaan yang signifikan dalam hal biaya, waktu, atau tingkat kesulitan.
  2. Pengumpulan Data:
    • Observasi langsung dan pencatatan proses kerja yang sedang berlangsung.
  3. Analisis Proses Kerja:
    • Gunakan diagram alir, diagram proses, atau peta kerja untuk mengidentifikasi langkah-langkah yang tidak efisien.
  4. Pengembangan Metode Baru:
    • Rancang metode kerja baru yang lebih sederhana, lebih cepat, dan lebih aman.
  5. Implementasi Metode Baru:
    • Uji coba dan sosialisasikan metode kerja baru kepada pekerja.
  6. Evaluasi dan Pemantauan:
    • Pastikan metode baru memberikan hasil yang diinginkan dan perbaiki jika diperlukan.

4. Alat Bantu dalam Tata Cara Kerja

  • Diagram Alir (Flowchart): Menggambarkan urutan langkah-langkah proses secara visual.
  • Peta Kerja (Work Study Charts):
    • Peta kerja operasi.
    • Peta kerja aliran.
    • Peta tangan kiri dan kanan (two-handed process chart).
  • Diagram Proses (Process Chart): Menunjukkan langkah-langkah dalam suatu proses, termasuk transportasi, inspeksi, operasi, dan penyimpanan.

5. Langkah-Langkah Pengukuran Kerja

  1. Pilih Pekerjaan yang Akan Diukur:
    • Tentukan pekerjaan yang signifikan untuk diukur waktunya.
  2. Lakukan Observasi dan Pengukuran Waktu:
    • Gunakan stopwatch atau perangkat pengukuran lainnya untuk mencatat waktu setiap elemen kerja.
  3. Analisis Data Waktu:
    • Hitung waktu rata-rata untuk menyelesaikan tugas.
  4. Penentuan Waktu Baku:
    • Koreksi waktu berdasarkan kecepatan kerja normal dan tambahkan allowance (cadangan waktu) untuk kelelahan, istirahat, dan hal-hal tak terduga.
  5. Validasi Waktu Baku:
    • Pastikan waktu standar sesuai dengan kondisi nyata.

6. Teknik Pengukuran Waktu

  • Time Study: Menggunakan stopwatch untuk mengukur waktu penyelesaian elemen kerja tertentu.
  • Predetermined Motion Time System (PMTS): Menggunakan waktu standar yang telah ditentukan untuk gerakan dasar manusia (contoh: MTM—Methods-Time Measurement).
  • Work Sampling: Mengestimasi waktu kerja dengan mengambil sampel observasi secara acak.

7. Faktor-Faktor yang Dipertimbangkan dalam Pengukuran Kerja

  • Allowance: Cadangan waktu untuk istirahat, kelelahan, dan keterlambatan.
  • Kecepatan Kerja Normal: Kecepatan yang diharapkan dari pekerja rata-rata dalam kondisi kerja normal.
  • Kompleksitas Tugas: Tingkat kesulitan dan kebutuhan keterampilan untuk menyelesaikan pekerjaan.

8. Aplikasi Teknik Tata Cara dan Pengukuran Kerja

  • Manufaktur: Meningkatkan efisiensi proses produksi dan mengurangi waktu siklus.
  • Pelayanan: Meningkatkan waktu respon dalam layanan pelanggan.
  • Kesehatan dan Keselamatan Kerja: Mengurangi risiko cedera dengan mendesain metode kerja yang ergonomis.
  • Logistik: Mengoptimalkan rute pengiriman dan pengelolaan gudang.

9. Manfaat Teknik Tata Cara dan Pengukuran Kerja

  • Meningkatkan produktivitas dan efisiensi.
  • Mengurangi biaya operasional.
  • Meningkatkan kualitas kerja dan produk.
  • Mengoptimalkan penggunaan sumber daya manusia dan material.
  • Membantu dalam perencanaan tenaga kerja dan jadwal produksi.

Dengan memahami dan menerapkan teknik tata cara dan pengukuran kerja, organisasi dapat mencapai operasi yang lebih efisien dan kompetitif.

0 komentar:

Posting Komentar