Fisika dasar adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari fenomena alam dengan menggunakan prinsip-prinsip dasar yang berlaku di kehidupan sehari-hari. Tujuan dari fisika dasar adalah untuk memahami bagaimana benda-benda dan gaya-gaya berinteraksi, serta menjelaskan berbagai fenomena fisik dengan menggunakan konsep-konsep yang sederhana namun mendalam. Fisika dasar mencakup berbagai topik penting, antara lain:
1. Mekanika
Mekanika adalah cabang fisika yang mempelajari gerak dan gaya. Beberapa konsep dasar dalam mekanika meliputi:
Gerak (Kinematika): Mempelajari perubahan posisi benda seiring waktu. Tiga konsep utama dalam kinematika adalah posisi, kecepatan, dan percepatan. Rumus yang umum digunakan adalah:
- (kecepatan)
- (percepatan)
- Gerak lurus dengan percepatan konstan, misalnya,
Hukum Newton: Menggambarkan hubungan antara gaya yang bekerja pada suatu benda dan pergerakannya. Tiga hukum Newton adalah:
- Hukum I Newton (Hukum Kelembaman): Benda yang diam tetap diam, dan benda yang bergerak akan terus bergerak dengan kecepatan konstan jika tidak ada gaya luar yang bekerja.
- Hukum II Newton (Hukum Percepatan): Gaya yang bekerja pada suatu benda sebanding dengan percepatannya, yaitu , di mana adalah gaya, adalah massa, dan adalah percepatan.
- Hukum III Newton (Aksi dan Reaksi): Setiap aksi memiliki reaksi yang sama besar dan berlawanan arah.
Hukum Gravitasi Newton: Menyatakan bahwa setiap dua benda yang saling berinteraksi akan menarik satu sama lain dengan gaya yang sebanding dengan hasil kali massa kedua benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara keduanya:
di mana adalah konstanta gravitasi universal, dan adalah massa benda, dan adalah jarak antara pusat massa kedua benda.
2. Termodinamika
Termodinamika mempelajari tentang panas, energi, dan kerja. Beberapa konsep kunci dalam termodinamika meliputi:
Hukum Termodinamika:
- Hukum I Termodinamika: Energi tidak dapat diciptakan atau dihancurkan, hanya bisa diubah bentuknya. Dalam sistem tertutup, perubahan energi internal sama dengan jumlah panas yang diterima atau dilepaskan dan kerja yang dilakukan.
di mana adalah perubahan energi internal, adalah panas yang diterima sistem, dan adalah kerja yang dilakukan sistem.
Hukum II Termodinamika: Entropi (ukuran ketidakteraturan) suatu sistem selalu meningkat dalam proses spontan. Ini menjelaskan arah alami proses-proses fisik, seperti panas yang selalu mengalir dari suhu tinggi ke suhu rendah.
Hukum III Termodinamika: Ketika suhu mendekati nol mutlak, entropi suatu sistem juga mendekati nilai minimum.
Proses Termodinamika: Proses-proses yang melibatkan perubahan energi dan suhu, seperti pemuaian gas ideal, siklus Carnot, dan mesin kalor.
3. Gelombang dan Optika
Fisika dasar juga mempelajari tentang gelombang (perpindahan energi melalui medium) dan sifat-sifat cahaya.
Gelombang: Gelombang dapat dibedakan menjadi dua jenis utama:
- Gelombang Transversal: Partikel medium bergerak tegak lurus terhadap arah rambat gelombang, seperti gelombang air dan gelombang elektromagnetik.
- Gelombang Longitudinal: Partikel medium bergerak searah dengan arah rambat gelombang, seperti gelombang suara.
Optika: Mempelajari sifat cahaya dan interaksinya dengan materi, termasuk pemantulan, pembiasan, dan pembentukan bayangan. Hukum pemantulan dan pembiasan adalah:
- Hukum Pemantulan: Sudut datang sama dengan sudut pantul.
- Hukum Pembiasan (Hukum Snell): , di mana dan adalah indeks bias medium, dan serta adalah sudut datang dan sudut bias.
4. Elektromagnetisme
Elektromagnetisme mempelajari fenomena yang berkaitan dengan muatan listrik dan medan magnet. Beberapa konsep kunci dalam elektromagnetisme:
Hukum Coulomb: Gaya antara dua muatan listrik sebanding dengan hasil kali muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua muatan:
di mana adalah konstanta Coulomb, dan , adalah muatan listrik.
Hukum Gauss: Menghubungkan fluks listrik dengan jumlah muatan dalam suatu volume.
Hukum Ampère: Menyatakan bahwa medan magnet di sekitar konduktor berarus listrik sebanding dengan arus listrik yang mengalir di konduktor tersebut.
Hukum Faraday: Menyatakan bahwa perubahan fluks magnetik dapat menghasilkan gaya gerak listrik (EMF).
5. Fisika Modern
Fisika modern mencakup teori-teori yang lebih maju dan menjelaskan fenomena yang tidak dapat dijelaskan oleh fisika klasik. Beberapa konsep utama dalam fisika modern adalah:
Relativitas Khusus dan Umum: Diperkenalkan oleh Albert Einstein. Relativitas khusus menyatakan bahwa hukum fisika berlaku sama di semua sistem inersia dan kecepatan cahaya adalah konstan. Relativitas umum mengubah konsep gravitasi, menggambarkan gravitasi sebagai kelengkungan ruang-waktu yang disebabkan oleh massa dan energi.
Mekanika Kuantum: Mempelajari fenomena fisik pada skala atom dan subatom. Prinsip dasar mekanika kuantum termasuk ketidakpastian Heisenberg dan dualitas gelombang-partikel.






0 komentar:
Posting Komentar